Kearifan Lokal Mandar

9 Nilai Pappasang

Nilai-nilai luhur budaya Mandar yang menjadi landasan pendidikan politik bermartabat

Apa itu Pappasang?

Pappasang adalah petuah atau nasihat bijak dalam budaya Mandar, Sulawesi Barat, yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai ini mengandung kearifan lokal tentang tata cara hidup bermasyarakat, kepemimpinan, dan etika yang sangat relevan dengan pendidikan politik modern.

Madoro

Integritas dan Kejujuran

"Naia adaq: tamma eloq pai di passosoq; tattitonggang pai lembarna; takkeindo pai takkeama; takkeluluareq pai; takke sola takkebali pai; andiappa todikaleqaqna, andiang todisuliwanna; andiang tomalinggaona, andiang topa tonatunainna; andiang tonaporiona, andiang tonabireqna; tammappucung, tandoppas toi."

Konteks Budaya

Menekankan bahwa adat (adaq) bersumber dari kejujuran. Seseorang tak dapat bermaru (terhormat) tanpa lempu. Yang disebut penegak hukum: Tidak tergiur sogokan; tidak memihak; tidak beribu tidak berayah; tidak mempunyai saudara; tidak mempunyai sahabat dan tidak pula mempunyai musuh; tidak melindungi dan tidak pula sebaliknya membiarkan orang di luar perlindungannya; tidak menyanjung-nyanjung dan tidak pula merendahkan seseorang; tidak menyenangi dan tidak pula membenci seseorang; tidak serakah dan tidak pula tergiur akan sesuatu.

Relevansi Politik

Transparansi dan integritas dalam birokrasi dan pemilu. Penegak hukum dan pejabat publik harus bertindak adil tanpa terpengaruh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Hubungan dengan PPKn

Nilai ini mendukung prinsip rule of law dan good governance dalam PPKn. Madoro mengajarkan bahwa pemimpin dan penegak hukum harus netral, tidak koruptif, dan memperlakukan semua warga negara secara adil tanpa diskriminasi.

Studi Kasus

Kasus korupsi di Indonesia sering terjadi karena lemahnya integritas pejabat. Nilai Madoro mengajarkan bahwa pemimpin harus menolak segala bentuk suap dan kepentingan pribadi, seperti yang dicontohkan oleh tokoh-tokoh antikorupsi seperti KPK yang bekerja tanpa pandang bulu.

Sipakainga'

Saling Mengingatkan dan Menguatkan

"Malilu sipakaingaq, maraqba sipatokkong, maliq siparappe."

Konteks Budaya

Refleksi kontrol sosial dan pembinaan etika dalam komunitas. Makna harfiah: 'Lupa saling mengingatkan; rebah saling menegakkan; hanyut saling mendaratkan (membawa ke tepian).' Nilai ini menekankan pentingnya solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam masyarakat.

Relevansi Politik

Mendorong partisipasi warga dalam pengawasan politik. Masyarakat harus saling mengingatkan jika ada penyimpangan dalam pemerintahan atau pelanggaran hukum.

Hubungan dengan PPKn

Sipakainga' sejalan dengan konsep kontrol sosial dan partisipasi politik dalam demokrasi. Warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk saling mengawasi dan mengingatkan, termasuk mengawasi kinerja pemerintah.

Studi Kasus

Gerakan masyarakat sipil seperti LSM pemantau pemilu atau komunitas antikorupsi menerapkan prinsip Sipakainga'. Mereka saling menguatkan dalam mengawasi jalannya pemilu dan kinerja pejabat publik.

Malaqbiq

Kehormatan dan Martabat

"Mala'bi pau: totammasuang kedo gau'na; totammengnganqa sassabuaran; totammalieset puraloq; totammake'la-ke'la tau. Mala'bi kedo: tomandandan mata; totammarrusa allewuang; tomassayanni pa'banua; totammarrappa atonang. Mala'bi gau: totamballang mata; totammappinra ammemangan; tomellete diatongangan; totammaimba'l api tue; tomaissang bayang rilau; tomarakke dipuang; tomappatumballe lita'."

Konteks Budaya

Malaqbiq merujuk pada nilai ideal manusia Mandar: bersikap pantas, bijak, dan tahu malu. Pemimpin yang ideal adalah yang tidak kaku berbuat dan bertindak; tidak kasar mulutnya; memegang teguh perjanjian; tidak iri hati; memberi perhatian penuh; tidak merusak persatuan; menyayangi rakyat; tidak merampas hak orang lain; tidak menghianat; tidak merubah kebiasaan baik; berjalan di jalan kebenaran; tidak menghembuskan perpecahan; mengerti tata aturan alam; takut kepada Tuhan; dan menyelamatkan negeri.

Relevansi Politik

Kepemimpinan bermoral dan akuntabilitas pejabat publik. Pemimpin harus memiliki karakter yang baik, menjaga martabat jabatan, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Hubungan dengan PPKn

Malaqbiq mendukung konsep kepemimpinan yang amanah dan berintegritas. Pemimpin harus memiliki etika yang tinggi, menjaga kehormatan jabatan, dan bertindak sesuai norma-norma yang berlaku.

Studi Kasus

Skandal moral pejabat publik sering merusak kepercayaan masyarakat. Malaqbiq mengajarkan bahwa pemimpin harus menjaga kehormatan diri dan jabatan, seperti yang dicontohkan oleh pemimpin yang mengundurkan diri ketika terlibat skandal untuk menjaga martabat institusi.

Ramah Tamah

Kewibawaan dan Sopan Santun

"Naiya mara'dia, tammatindoi di bongi, tarrarei diallo, namandandang mata dimamatanna daung ayu, dimalimbongnga rura, dimadinginna lita' diajarianna banne tau, diatepuanna agama. Mara'diamo tu'u na maasayanngi banua siola pa'banua anna mara'dia tomo rapang ponna ayu nanaengei mettullung pa'banua."

Konteks Budaya

Sosok ideal pemuka masyarakat yang santun dan memikat dengan tutur kata. Kewajiban seorang pemimpin tidak dibenarkan tidur lelap di waktu malam, berdiam diri dan berpangku tangan di waktu siang hari. Seorang pemimpin wajib memikirkan kesuburan tanah, pengembangbiakan tanam-tanaman, berlimpah ruahnya hasil tambak, damai dan amanlah negara, sehat dan berkembanglah penduduk dan sempurnanya ajaran agama. Pemimpinlah yang akan menyayangi negeri dan rakyat, bagaikan pohon kayu tempat rakyat berlindung.

Relevansi Politik

Pemimpin yang komunikatif dan mengayomi rakyat. Pemimpin harus mudah dihubungi, responsif terhadap aspirasi rakyat, dan peduli akan kesejahteraan masyarakat.

Hubungan dengan PPKn

Ramah Tamah sejalan dengan konsep servant leadership dalam demokrasi. Pemimpin adalah pelayan masyarakat yang harus siap mendengar dan melayani rakyat dengan baik.

Studi Kasus

Pemimpin yang sering turun ke lapangan, mengadakan dialog dengan rakyat, dan responsif terhadap keluhan masyarakat adalah contoh penerapan Ramah Tamah. Seperti bupati/walikota yang rutin mengadakan forum warga untuk mendengar aspirasi langsung.

Sabar

Keteguhan dan Kesetiaan pada Prinsip

"Patambuangang toi uraqna narattas bicara: mesanna, oropa waliwali; daqduanna, tutupa wali-wali; tallunna, saqbipa wali-wali; appeqna, timbappa wali-wali. Mua tau sala timbei mau na sakkaniiing banning sallisar, mua toparua amasei mau nasappamera'na sallambar. Mua purami dipallandang bassi pemali dili'ai, mua purami, dipobamba pemali dipeppondol disesena atongangan. Bassi tambbottu petabung tarra'ba."

Konteks Budaya

Disiplin dan ketabahan dalam menjalani cobaan dan memegang prinsip adat. Ada empat hal dalam memutuskan perkara: pertama, menghadirkan kedua belah pihak; kedua, meminta keterangan dari kedua belah pihak; ketiga, ada saksi kedua belah pihak; dan keempat, mempertimbangkan untuk kedua belah pihak. Kalau ada pihak yang bersalah hukumlah segalapun segulung kapas; dan jika ia berada di pihak yang benar sekalipun ia hanya selembar sin benarkanlah. Apabila sudah ditentukan sesuatu haram untuk dilangkahi, kalau sudah disepakati pantang diingkari, aturan harus tetap berjalan sesuai dengan asasnya.

Relevansi Politik

Ketaatan pada konstitusi dan hukum dalam pemerintahan. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, dan semua pihak harus mematuhi aturan yang telah disepakati.

Hubungan dengan PPKn

Sa'bar mendukung prinsip due process of law dan equal justice under law. Semua orang sama di depan hukum, dan proses hukum harus dijalankan dengan adil dan transparan.

Studi Kasus

Sistem peradilan yang independen dan adil menerapkan prinsip Sa'bar. Hakim harus memutuskan perkara berdasarkan fakta dan hukum yang berlaku, bukan berdasarkan status atau kedudukan terdakwa.

Sibaliparri'

Tanggung Jawab Kolektif

"Sisara pai mata mapute anna' sisara mata malotong anna' sisara' palluluareang."

Konteks Budaya

Spirit gotong royong dan empati sosial. Makna harfiah: 'Solidaritas akan pecah bila mata putih berpisah dengan mata hitam.' Nilai ini menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam masyarakat, di mana semua elemen harus bekerja bersama seperti mata yang tidak bisa dipisahkan dari bagian-bagiannya.

Relevansi Politik

Solidaritas politik dan kerja kolektif lembaga legislatif. Anggota parlemen harus bekerja sama demi kepentingan rakyat, bukan kepentingan golongan atau partai.

Hubungan dengan PPKn

Sibaliparri' sejalan dengan nilai gotong royong dalam Pancasila. Dalam demokrasi, diperlukan kerja sama antarfraksi dan partai untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan rakyat.

Studi Kasus

Ketika parlemen berhasil meloloskan undang-undang penting melalui konsensus lintas partai, itu adalah contoh Sibaliparri'. Semua pihak menyampingkan ego sektoral demi kepentingan bersama.

Sipakatau

Kesetaraan dan Kemanusiaan

"Loa mapia ditia disanga tau, kedo mapia ditia disanga tau, anna gau mapia ditia disanga tau, ia nasammo tuu to mappunnai siri' dialawena. Madondong duambongi anna matea, mau ana'u mau appou da muannai menjari mara'dia mua tania tomaasayanni pa'banua. Da muannai dai peuluang, mua' masuani pulu-pulunna, mua' mato'dori kedona, apa iyamo tu'u namaruppu-ruppu lita'."

Konteks Budaya

Prinsip utama dalam hubungan sosial egaliter. Hakekat kemanusiaan seseorang dicirikan oleh ucapannya, akhlaknya, dan perilaku baiknya yang lain, keseluruhan karakteristik tersebut hanya mumpuni pada individu yang memelihara rasa malu dan martabat dirinya. Manakala besok lusa saya meninggal, walaupun anak cucu saya, janganlah diangkat menjadi pemimpin kalau dia tidak mencintai negerinya dan menyayangi rakyat kecil. Jangan pula diangkat seorang pemimpin jika mempunyai tutur kata yang kasar, berbuat dan bertindak kaku dan kasar, karena orang seperti itulah yang akan menghancurkan negeri.

Relevansi Politik

Politik inklusif dan anti diskriminasi. Semua warga negara memiliki hak dan martabat yang sama, tanpa membedakan latar belakang, agama, suku, atau status sosial.

Hubungan dengan PPKn

Sipakatau sejalan dengan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab dalam Pancasila serta HAM. Setiap manusia memiliki hak yang sama dan harus diperlakukan dengan hormat.

Studi Kasus

Kebijakan afirmatif untuk kelompok minoritas atau kuota perempuan di parlemen adalah bentuk penerapan Sipakatau. Semua kelompok harus mendapat kesempatan yang sama dalam berpolitik.

Molimbo-limbo

Musyawarah dan Mufakat

"Madondong duambongi anna matea, mau ana'u mau appou da muannai menjari mara'dia mua tania tomaasayanni pa'banua. Da muannai dai peuluang, mua' masuani pulu-pulunna, mua' mato'dori kedona, apa iyamo tu'u namaruppu-ruppu lita'. Mua mendi-mendi oloi elo'na to arajang disesena odiada' odibiasa, turu'l ada' mendi-mendi oloi elo'na ada' disesena odiada' odibiasa, turu'l toarajang."

Konteks Budaya

Pengambilan keputusan kolektif melalui mufakat. Apabila keputusan pemimpin lebih baik, maka penegak hukum (adat) menyepakati, begitupula sebaliknya. Nilai ini menekankan pentingnya deliberasi dan musyawarah dalam mengambil keputusan penting.

Relevansi Politik

Model politik partisipatif dan deliberatif. Keputusan politik harus diambil melalui diskusi dan musyawarah, melibatkan berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan terbaik.

Hubungan dengan PPKn

Molimbo-limbo sejalan dengan sila keempat Pancasila: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Demokrasi Indonesia menekankan musyawarah untuk mufakat.

Studi Kasus

Sistem musyawarah desa atau forum multi-stakeholder dalam pengambilan kebijakan publik adalah contoh Molimbo-limbo. Semua pihak duduk bersama, berdiskusi, dan mencari solusi terbaik bersama.

Siri' anna Lokko

Harga Diri dan Kehormatan

"Toandian siri'na, masiri'-siri panggauanna rapanbaitia aluspastau. Loa mapia ditia disanga tau, kedo mapia ditia disanga tau, anna gau mapia ditia disanga tau, ia nasammo tuu to mappunnai siri' dialawena. Issani siri' di lino anna di kappunna tau, siri' ditia disanga rupa tau."

Konteks Budaya

Siri' (malu/harga diri) dan lokko (penghinaan) membentuk sistem nilai kontrol moral, khususnya dalam menjaga marwah pribadi dan komunitas. Orang yang tidak ada malunya dan harga dirinya, sangat memalukan perbuatannya tak bedanya ia sampah masyarakat. Hakekat kemanusiaan seseorang dicirikan oleh ucapannya, akhlaknya, dan perilaku baiknya yang lain, keseluruhan karakteristik tersebut hanya mumpuni pada individu yang memelihara rasa malu dan martabat dirinya. Kenalilah rasa malu di dunia ataupun di negeri orang, sebab rasa malu merupakan barometer nilai kemanusiaan seseorang.

Relevansi Politik

Etika pejabat publik, akuntabilitas sosial, dan perlindungan martabat warga. Pejabat harus menjaga kehormatan jabatan dan malu jika melakukan kesalahan atau korupsi.

Hubungan dengan PPKn

Siri' anna Lokko mendukung budaya malu dalam pemerintahan yang bersih. Pejabat yang korup atau melanggar etika harus merasa malu dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Studi Kasus

Tradisi pengunduran diri pejabat yang terlibat skandal adalah bentuk Siri'. Mereka mengundurkan diri untuk menjaga kehormatan diri dan institusi, seperti yang sering terjadi di negara-negara dengan budaya malu yang kuat.